Bab Duduk Antara Dua Khutbah dan Diam di Dalamnya
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ، قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ، عَنْ سِمَاكٍ، عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ، قَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَخْطُبُ قَائِمًا ثُمَّ يَقْعُدُ قَعْدَةً لاَ يَتَكَلَّمُ فِيهَا ثُمَّ قَامَ فَخَطَبَ خُطْبَةً أُخْرَى فَمَنْ خَبَّرَكَ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم خَطَبَ قَاعِدًا فَلاَ تُصَدِّقْهُ .
Diriwayatkan dari Jabir bin Samurah: "Saya melihat Rasulullah (ﷺ) menyampaikan Khutbah sambil berdiri, kemudian dia duduk sejenak dan tidak berbicara, kemudian dia berdiri lagi dan menyampaikan Khutbah yang lain. Siapa pun yang memberitahumu bahwa Nabi (ﷺ) menyampaikan Khutbah sambil duduk, maka jangan percayakan kepadanya."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
