Bab Dorongan Imam untuk Bersedekah dalam Khutbah
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ، قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الأَحْوَصِ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنِ الشَّعْبِيِّ، عَنِ الْبَرَاءِ، قَالَ خَطَبَنَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَوْمَ النَّحْرِ بَعْدَ الصَّلاَةِ ثُمَّ قَالَ " مَنْ صَلَّى صَلاَتَنَا وَنَسَكَ نُسُكَنَا فَقَدْ أَصَابَ النُّسُكَ وَمَنْ نَسَكَ قَبْلَ الصَّلاَةِ فَتِلْكَ شَاةُ لَحْمٍ " . فَقَالَ أَبُو بُرْدَةَ بْنُ نِيَارٍ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَاللَّهِ لَقَدْ نَسَكْتُ قَبْلَ أَنْ أَخْرُجَ إِلَى الصَّلاَةِ عَرَفْتُ أَنَّ الْيَوْمَ يَوْمُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ فَتَعَجَّلْتُ فَأَكَلْتُ وَأَطْعَمْتُ أَهْلِي وَجِيرَانِي . فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " تِلْكَ شَاةُ لَحْمٍ " . قَالَ فَإِنَّ عِنْدِي جَذَعَةً خَيْرٌ مِنْ شَاتَىْ لَحْمٍ فَهَلْ تُجْزِي عَنِّي قَالَ " نَعَمْ وَلَنْ تُجْزِيَ عَنْ أَحَدٍ بَعْدَكَ " .
Dari Al-Bara': "Rasulullah (ﷺ) berkhutbah kepada kami pada hari An-Nahr setelah shalat, kemudian beliau berkata: 'Siapa pun yang shalat seperti shalat kami dan menyembelih seperti kami, maka ritualnya telah sempurna, dan siapa pun yang menyembelih sebelum shalat, itu hanyalah daging biasa.' Abu Burdah bin Niyar berkata: 'Wahai Rasulullah, demi Allah, saya telah menyembelih sebelum saya keluar untuk shalat, karena saya tahu bahwa hari ini adalah hari makan dan minum, maka saya segera melakukannya dan saya memakannya serta memberikannya kepada keluarga dan tetangga saya.' Rasulullah (ﷺ) berkata: 'Itu hanyalah daging biasa.' Dia berkata: 'Saya memiliki jadha'ah yang lebih baik dari dua daging domba, apakah itu cukup (sebagai kurban) untuk saya?' Beliau berkata: 'Ya, tetapi itu tidak akan cukup untuk siapa pun setelahmu.'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
