Bab Ketidaksukaan Meminta Hujan dengan Bintang
Shahih oleh Darussalam
akhbarana qutaybahu, qala haddatsana sufyanu, an shalihi ibni kaysana, an ubaydi allahi ibni abdi allahi, an zaydi ibni khalidin aljuhaniyyi, qala muthira annasu ala ahdi annabiyyi faqala " alam tasmau madza qala rabbukumu allaylaha qala ma anamtu ala ibadi min nimahin ila ashbaha thaifahun minhum biha kafirina yaquluna muthirna ibinawi kadza wakadza faamma man amana bi wahamidani ala suqyaa fadzalika adzi amana bi wakafara bialkawkabi waman qala muthirna ibinawi kadza wakadza fadzaka adzi kafara bi waamana bialkawkabi ".
Diriwayatkan bahwa Zaid bin Khalid Al-Juhani berkata: "Telah turun hujan pada masa Nabi ﷺ dan beliau bersabda: 'Apakah kalian tidak mendengar apa yang dikatakan Tuhan kalian malam ini? Dia berkata: 'Aku tidak pernah menurunkan nikmat kepada hamba-hamba-Ku melainkan sebagian dari mereka menjadi kafir karenanya, mereka berkata: 'Kami telah diberi hujan oleh bintang ini dan itu.' Adapun orang yang beriman kepada-Ku dan memuji-Ku atas pemberian hujan, maka dia adalah orang yang beriman kepada-Ku dan kafir kepada bintang-bintang. Tetapi orang yang berkata: 'Kami telah diberi hujan oleh bintang ini dan itu,' maka dia telah kafir kepada-Ku dan beriman kepada bintang-bintang.'"