Bab Hiasan Wudhu
Shahih oleh Darussalam
akhbarana qutaybahu, an malikin, ani alalai ibni abdi arrahmani, an abihi, an abi hurayraha, anna rasula allahi kharaja ila almaqburahi faqala " assalamu alaykum dara qawmin muminina wainna in syaa allahu bikum lahiquna wadidtu anni qad raaytu ikhwanana ". qalu ya rasula allahi alasna ikhwanaka qala " bal antum ashhabi waikhwani adzina lam yatu badu waana farathuhum ala alhawdhi ". qalu ya rasula allahi kayfa tarifu man yati badaka min ummatika qala " araayta law kana lirajulin khaylun ghurrun muhajjalahun fi khaylin buhmin duhmin ala yarifu khaylahu ". qalu bala. qala " fainnahum yatuna yawma alqiyamahi ghurran muhajjalina mina alwudhui waana farathuhum ala alhawdhi ".
Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah ﷺ pergi ke pemakaman dan berkata: "Semoga keselamatan tercurah kepada kalian, wahai tempat tinggal orang-orang yang beriman. Jika Allah menghendaki, kami akan segera menyusul kalian. Alangkah baiknya jika aku telah melihat saudara-saudara kita." Mereka berkata: "Wahai Rasulullah, bukankah kami saudaramu?" Dia berkata: "Kalian adalah sahabat-sahabatku. Saudara-saudaraku adalah mereka yang belum datang. Dan aku akan sampai di Hawd sebelum kalian." Mereka berkata: "Wahai Rasulullah, bagaimana engkau akan mengenali umatmu yang datang setelahmu?" Dia berkata: "Tidakkah kalian berpikir bahwa jika seorang lelaki memiliki kuda yang bercorak putih dan kaki putih di antara kuda-kuda yang hitam pekat, dia akan mengenali kudanya?" Mereka berkata: "Tentu saja." Dia berkata: "Mereka akan datang pada Hari Kebangkitan dengan wajah dan tangan serta kaki yang bercahaya putih karena Wudhu', dan aku akan sampai di Hawd sebelum mereka."