Bab Tempat Tangan Saat Salam
Shahih oleh Darussalam
akhbarana amru ibnu manshurin, qala haddatsana abu nuaymin, an misarin, an ubaydi allahi abni alqibthiyyahi, qala samitu jabira ibna samuraha, yaqulu kunna idza shallayna khalfa annabiyyi qulna assalamu alaykumu assalamu alaykum. waasyara misarun biyadihi an yaminihi waan syimalihi faqala " ma balu haulai adzina yarmuna biaydihim kaannaha adznabu alkhayli assyumusi ama yakfi an yadhaa yadahu ala fakhidzihi tsumma yusallimu ala akhihi an yaminihi waan syimalihi ".
Diriwayatkan bahwa Ubaidullah bin Al-Qibtiyyah berkata: "Aku mendengar Jabir bin Samurah berkata: 'Ketika kami shalat di belakang Nabi ﷺ, kami biasa mengucapkan: As-salamu 'alaykum, as-salamu 'alaykum' - dan Mis'ar (salah satu perawi) menunjuk dengan tangannya ke kanan dan ke kiri. Dia ﷺ berkata: 'Apa yang terjadi dengan orang-orang ini yang melambaikan tangan mereka seolah-olah itu adalah ekor kuda liar? Cukup bagi seseorang untuk meletakkan tangannya di paha dan mengucapkan salam kepada saudaranya di kanan dan kirinya.'"