Bab Takbir untuk Ruku
أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ، قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ، عَنْ يُونُسَ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ، حِينَ اسْتَخْلَفَهُ مَرْوَانُ عَلَى الْمَدِينَةِ كَانَ إِذَا قَامَ إِلَى الصَّلاَةِ الْمَكْتُوبَةِ كَبَّرَ ثُمَّ يُكَبِّرُ حِينَ يَرْكَعُ فَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنَ الرَّكْعَةِ قَالَ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ ثُمَّ يُكَبِّرُ حِينَ يَهْوِي سَاجِدًا ثُمَّ يُكَبِّرُ حِينَ يَقُومُ مِنَ الثِّنْتَيْنِ بَعْدَ التَّشَهُّدِ يَفْعَلُ مِثْلَ ذَلِكَ حَتَّى يَقْضِيَ صَلاَتَهُ فَإِذَا قَضَى صَلاَتَهُ وَسَلَّمَ أَقْبَلَ عَلَى أَهْلِ الْمَسْجِدِ فَقَالَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنِّي لأَشْبَهُكُمْ صَلاَةً بِرَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم .
Dari Abu Salamah bin Abdur-Rahman, bahwa: Marwan mengangkat Abu Hurairah sebagai gubernur Madinah. Ketika ia berdiri untuk melaksanakan shalat wajib, ia mengucapkan takbir, kemudian ia mengucapkan takbir ketika ruku, dan ketika ia mengangkat kepalanya dari ruku ia berkata: "Sami' Allahu liman hamidah, Rabbana wa lakal-hamd (Allah mendengar orang yang memuji-Nya; Tuhan kami, dan bagi-Mu segala pujian)." Kemudian ia mengucapkan takbir ketika sujud, lalu ia mengucapkan takbir ketika berdiri setelah dua raka'at, setelah membaca Tasyahhud, dan ia melakukan itu sampai ia menyelesaikan shalatnya. Ketika ia telah menyelesaikan shalatnya dan mengucapkan Salam, ia menoleh kepada orang-orang di masjid dan berkata: "Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, aku adalah orang yang shalatnya paling mirip dengan Rasulullah (ﷺ)."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
