Bab Keutamaan Nafkah kepada Keluarga dan Hamba Sahaya serta Dosa bagi Siapa yang Mengabaikan Mereka atau Menahan Nafkah dari Mereka
Shahih
haddatsana saidu ibnu muhammadin aljarmiyyu, haddatsana abdu arrahmani ibnu abdi almaliki ibni abjara alkinaniyyu, an abihi, an thalhaha ibni musharrifin, an khaytsamaha, qala kunna julusan maa abdi allahi ibni amrinw idz jaahu qahramanun lahu fadakhala faqala athayta arraqiqa qutahum qala la. qala fanthaliq faathihim. qala qala rasulu allahi " kafa bialmari itsman an yahbisa amman yamliku qutahu ".
Khaithama melaporkan: Ketika kami duduk bersama 'Abdullah bin 'Umar, datanglah pelayannya. Ia (Ibn 'Umar) berkata: Apakah kamu telah memberikan makanan kepada para hamba? Ia menjawab: Tidak. Maka ia berkata: Pergilah dan berikan kepada mereka, karena Rasulullah ﷺ telah bersabda: Cukuplah bagi seorang lelaki dosa jika ia menahan nafkah dari orang yang ia miliki.