Bab Menyatakan Bahwa Syirik adalah Dosa Terbesar dan Menjelaskan Dosa Terbesar Setelahnya
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، وَإِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، قَالَ إِسْحَاقُ أَخْبَرَنَا جَرِيرٌ، وَقَالَ، عُثْمَانُ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنْ أَبِي وَائِلٍ، عَنْ عَمْرِو بْنِ شُرَحْبِيلَ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَىُّ الذَّنْبِ أَعْظَمُ عِنْدَ اللَّهِ قَالَ " أَنْ تَجْعَلَ لِلَّهِ نِدًّا وَهُوَ خَلَقَكَ " . قَالَ قُلْتُ لَهُ إِنَّ ذَلِكَ لَعَظِيمٌ . قَالَ قُلْتُ ثُمَّ أَىٌّ قَالَ " ثُمَّ أَنْ تَقْتُلَ وَلَدَكَ مَخَافَةَ أَنْ يَطْعَمَ مَعَكَ " . قَالَ قُلْتُ ثُمَّ أَىٌّ قَالَ " ثُمَّ أَنْ تُزَانِيَ حَلِيلَةَ جَارِكَ " .
Abdullah berkata: Saya bertanya kepada Rasulullah (ﷺ): Dosa apakah yang paling besar di sisi Allah? Beliau (Nabi yang Mulia) menjawab: Bahwa kamu menyekutukan Allah (padahal) Dia telah menciptakanmu. Dia (perawi) berkata: Saya berkata kepadanya (Nabi): Sesungguhnya itu sangat besar. Dia (perawi) berkata: Saya bertanya kepadanya dosa apa yang berikutnya? Beliau (Nabi) menjawab: Bahwa kamu membunuh anakmu karena takut dia makan bersamamu. Dia (perawi) berkata: Saya bertanya lagi dosa apa yang berikutnya? Beliau (Nabi) menjawab: Kemudian (dosa yang berikutnya) adalah bahwa kamu berzina dengan istri tetanggamu.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
