Shahih Muslim · Kitab Iman · No. 79

Bab Penjelasan Kekurangan Iman karena Kekurangan Ketaatan dan Penjelasan Istilah Kufur pada Selain Kufur kepada Allah

Shahih

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رُمْحِ بْنِ الْمُهَاجِرِ الْمِصْرِيُّ، أَخْبَرَنَا اللَّيْثُ، عَنِ ابْنِ الْهَادِ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ أَنَّهُ قَالَ " يَا مَعْشَرَ النِّسَاءِ تَصَدَّقْنَ وَأَكْثِرْنَ الاِسْتِغْفَارَ فَإِنِّي رَأَيْتُكُنَّ أَكْثَرَ أَهْلِ النَّارِ " . فَقَالَتِ امْرَأَةٌ مِنْهُنَّ جَزْلَةٌ وَمَا لَنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَكْثَرَ أَهْلِ النَّارِ . قَالَ " تُكْثِرْنَ اللَّعْنَ وَتَكْفُرْنَ الْعَشِيرَ وَمَا رَأَيْتُ مِنْ نَاقِصَاتِ عَقْلٍ وَدِينٍ أَغْلَبَ لِذِي لُبٍّ مِنْكُنَّ " . قَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا نُقْصَانُ الْعَقْلِ وَالدِّينِ قَالَ " أَمَّا نُقْصَانُ الْعَقْلِ فَشَهَادَةُ امْرَأَتَيْنِ تَعْدِلُ شَهَادَةَ رَجُلٍ فَهَذَا نُقْصَانُ الْعَقْلِ وَتَمْكُثُ اللَّيَالِيَ مَا تُصَلِّي وَتُفْطِرُ فِي رَمَضَانَ فَهَذَا نُقْصَانُ الدِّينِ " .

haddatsana muhammadu ibnu rumhi ibni almuhajiri almishriyyu, akhbarana allaytsu, ani abni alhadi, an abdi allahi ibni dinarin, an abdi allahi ibni umara, an rasuli allahi annahu qala " ya masyara annisai tashaddaqna waaktsirna alistighfara fainni raaytukunna aktsara ahli annari ". faqalati amraahun minhunna jazlahun wama lana ya rasula allahi aktsara ahli annari. qala " tuktsirna allana watakfurna alasyira wama raaytu min naqishati aqlin wadinin aghlaba lidzi lubbin minkunna ". qalat ya rasula allahi wama nuqshanu alaqli waaddini qala " amma nuqshanu alaqli fasyahadahu amraatayni tadilu syahadaha rajulin fahadza nuqshanu alaqli watamkutsu allayaalya ma tushalli watufthiru fi ramadhana fahadza nuqshanu addini ".

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Rumh bin Al-Muhajir Al-Misri, telah mengabarkan kepada kami Al-Lait, dari Ibn Al-Had, dari Abdullah bin Dinar, dari Abdullah bin Umar, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Wahai sekalian wanita, bersedekahlah dan perbanyaklah istighfar, karena aku melihat kalian adalah mayoritas penghuni neraka." Maka seorang wanita di antara mereka yang bijak berkata: "Mengapa kami, wahai Rasulullah, menjadi mayoritas penghuni neraka?" Beliau menjawab: "Kalian banyak melaknat dan tidak bersyukur kepada suami. Dan tidak pernah aku melihat ada yang kurang akal dan agamanya yang lebih banyak merugikan orang yang berakal di antara kalian." Wanita itu bertanya: "Apa yang dimaksud dengan kekurangan akal dan agama kami?" Beliau menjawab: "Adapun kekurangan akal, dua orang wanita kesaksiannya sama dengan satu orang pria, itu adalah bukti kekurangan akal. Dan kalian menghabiskan malam-malam tanpa shalat dan berpuasa di bulan Ramadan, itu adalah kekurangan agama."

Penjelasan