Bab Menjaga Sikap dalam Sujud dan Meletakkan Telapak Tangan di Atas Tanah serta Mengangkat Siku dari Sisi dan Mengangkat Perut dari Paha dalam Sujud

HR. Muslim no. 494Shahih

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى، قَالَ أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ إِيَادٍ، عَنْ إِيَادٍ، عَنِ الْبَرَاءِ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ " إِذَا سَجَدْتَ فَضَعْ كَفَّيْكَ وَارْفَعْ مِرْفَقَيْكَ " .

Cara baca (latin)

haddatsana yahya ibnu yahya, qala akhbarana ubaydu allahi ibnu iyadin, an iyadin, ani albarai, qala qala rasulu allahi " idza sajadta fadha kaffayka warfa mirfaqayka ".

Al-Bara' (b. 'Azib) melaporkan: Rasulullah ﷺ bersabda, "Ketika kamu sujud, letakkan telapak tanganmu di tanah dan angkatlah siku-sikumu."

Belajar nahwu 6 kata Ketuk kata Arab untuk melihat arti dan kedudukannya.

Ketika kamu sujud, letakkan telapak tanganmu di tanah dan angkatlah siku-sikumu.

1/6

إِذَا

apabila

Harf kata depan / sambung

Kata 'idzaa adalah zharf zaman yang mengandung makna syarat (conditional). Ia berfungsi sebagai kata penghubung yang menunjukkan waktu di masa depan dan membutuhkan jawab syarat. Dalam konteks ini, ia berarti 'apabila' atau 'ketika'.

Analisis dibantu AI.