Bab Pertengahan dalam Bacaan di Shalat yang Dikeraskan antara Keras dan Pelan jika Khawatir dari Kerasnya Menyebabkan Keburukan
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى، أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ زَكَرِيَّاءَ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ، فِي قَوْلِهِ عَزَّ وَجَلَّ { وَلاَ تَجْهَرْ بِصَلاَتِكَ وَلاَ تُخَافِتْ بِهَا} قَالَتْ أُنْزِلَ هَذَا فِي الدُّعَاءِ .
Aisyah melaporkan bahwa mengenai firman Allah Yang Maha Agung dan Tinggi: "Dan janganlah kamu mengeraskan suara dalam shalatmu dan janganlah pula merendahkannya" (QS. Al-Isra: 110) berkaitan dengan doa.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
