Bab Mengikuti Imam dalam Shalat
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا عَبْدَةُ بْنُ سُلَيْمَانَ، عَنْ هِشَامٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتِ اشْتَكَى رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَدَخَلَ عَلَيْهِ نَاسٌ مِنْ أَصْحَابِهِ يَعُودُونَهُ فَصَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم جَالِسًا فَصَلَّوْا بِصَلاَتِهِ قِيَامًا فَأَشَارَ إِلَيْهِمْ أَنِ اجْلِسُوا . فَجَلَسُوا فَلَمَّا انْصَرَفَ قَالَ " إِنَّمَا جُعِلَ الإِمَامُ لِيُؤْتَمَّ بِهِ فَإِذَا رَكَعَ فَارْكَعُوا وَإِذَا رَفَعَ فَارْفَعُوا وَإِذَا صَلَّى جَالِسًا فَصَلُّوا جُلُوسًا " .
Abu Bakar bin Abi Syaibah menceritakan kepada kami, Abdah bin Sulaiman menceritakan kepada kami, dari Hisyam, dari ayahnya, dari Aisyah, ia berkata: Rasulullah ﷺ mengeluh sakit, lalu masuklah beberapa orang dari sahabatnya menjenguknya. Rasulullah ﷺ shalat sambil duduk, sedangkan mereka shalat di belakangnya dengan berdiri. Ia memberi isyarat kepada mereka agar duduk. Maka mereka pun duduk. Setelah selesai shalat, ia berkata: "Sesungguhnya imam diangkat agar diikuti, maka jika ia ruku, ruku lah kalian, dan jika ia bangkit, bangkitlah kalian, dan jika ia shalat sambil duduk, shalatlah kalian sambil duduk."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
