Bab Dalil Bahwa Siapa yang Yakin dengan Kesucian Lalu Ragu dalam Hadats Boleh Shalat dengan Kesuciannya
وَحَدَّثَنِي عَمْرٌو النَّاقِدُ، وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ، ح وَحَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، جَمِيعًا عَنِ ابْنِ عُيَيْنَةَ، قَالَ عَمْرٌو حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ سَعِيدٍ، وَعَبَّادِ بْنِ تَمِيمٍ، عَنْ عَمِّهِ، شُكِيَ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم الرَّجُلُ يُخَيَّلُ إِلَيْهِ أَنَّهُ يَجِدُ الشَّىْءَ فِي الصَّلاَةِ قَالَ " لاَ يَنْصَرِفُ حَتَّى يَسْمَعَ صَوْتًا أَوْ يَجِدَ رِيحًا " . قَالَ أَبُو بَكْرٍ وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ فِي رِوَايَتِهِمَا هُوَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ زَيْدٍ .
'Abbad bin Tamim melaporkan dari pamannya bahwa seseorang mengeluh kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bahwa ia merasa ragu seolah-olah sesuatu telah terjadi padanya yang membatalkan wudhu. Rasulullah bersabda: "Ia tidak boleh kembali (dari shalat) hingga ia mendengar suara atau mencium bau (angin yang keluar)." Abu Bakr dan Zuhair bin Harb menunjukkan dalam riwayat mereka bahwa itu adalah 'Abdullah bin Zaid.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
