Bab Larangan Memuji Jika Terlalu Berlebihan dan Khawatir Terjadi Fitnah pada yang Dipuji
Shahih
haddatsana yahya ibnu yahya, haddatsana yazidu ibnu zurayin, an khalidin alhaddzai, an abdi arrahmani, ibni abi bakraha an abihi, qala madaha rajulun rajulan inda annabiyyi - qala - faqala " wayhaka qathata unuqa shahibika qathata unuqa shahibika ". miraran " idza kana ahadukum madihan shahibahu la mahalaha falyaqul ahsibu fulanan waallahu hasibuhu wala uzakki ala allahi ahadan ahsibuhu in kana yalamu dzaka kadza wakadza ".
'Abd al-Rahman bin Abu Bakra melaporkan dari ayahnya bahwa seseorang memuji orang lain di hadapan Rasulullah ﷺ, lalu beliau bersabda: "Celakalah kamu, engkau telah mematahkan leher temanmu, engkau telah mematahkan leher temanmu." Beliau mengucapkannya dua kali. Jika salah seorang di antara kalian harus memuji temannya, maka hendaklah ia mengatakan: "Saya mengira (dia) seperti itu dan Allah yang mengetahuinya, dan saya tidak tahu rahasia hati dan Allah yang mengetahui akhir yang ditentukan, dan saya tidak dapat bersaksi tentang kesuciannya di hadapan Allah, tetapi (ia tampak) seperti itu dan itu."