Shahih Muslim · Kitab Thaharah · No. 267

Bab Larangan Menggunakan Tangan Kanan untuk Bersuci

Shahih

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى، أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ، عَنْ هَمَّامٍ، عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي قَتَادَةَ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ ‏"‏ لاَ يُمْسِكَنَّ أَحَدُكُمْ ذَكَرَهُ بِيَمِينِهِ وَهُوَ يَبُولُ وَلاَ يَتَمَسَّحْ مِنَ الْخَلاَءِ بِيَمِينِهِ وَلاَ يَتَنَفَّسْ فِي الإِنَاءِ ‏"‏ ‏.‏

Abu Qatada melaporkan dari ayahnya: Rasulullah ﷺ bersabda: "Janganlah salah seorang di antara kalian memegang kemaluannya dengan tangan kanannya saat buang air, atau mengusap dirinya dengan tangan kanannya di tempat buang air, dan janganlah bernafas ke dalam wadah (yang digunakannya untuk minum)."