Shahih Muslim · Kitab Ilmu · No. 2665

Larangan Mengikuti Ayat-Ayat yang Mutasyabihat dan Peringatan terhadap Pengikutnya serta Larangan Berbeda Pendapat dalam Al-Qur'an

Shahih

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ بْنِ قَعْنَبٍ، حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ التُّسْتَرِيُّ، عَنْ عَبْدِ، اللَّهِ بْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ تَلاَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ ‏{‏ هُوَ الَّذِي أَنْزَلَ عَلَيْكَ الْكِتَابَ مِنْهُ آيَاتٌ مُحْكَمَاتٌ هُنَّ أُمُّ الْكِتَابِ وَأُخَرُ مُتَشَابِهَاتٌ فَأَمَّا الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ زَيْغٌ فَيَتَّبِعُونَ مَا تَشَابَهَ مِنْهُ ابْتِغَاءَ الْفِتْنَةِ وَابْتِغَاءَ تَأْوِيلِهِ وَمَا يَعْلَمُ تَأْوِيلَهُ إِلاَّ اللَّهُ وَالرَّاسِخُونَ فِي الْعِلْمِ يَقُولُونَ آمَنَّا بِهِ كُلٌّ مِنْ عِنْدِ رَبِّنَا وَمَا يَذَّكَّرُ إِلاَّ أُولُو الأَلْبَابِ‏}‏ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ ‏"‏ إِذَا رَأَيْتُمُ الَّذِينَ يَتَّبِعُونَ مَا تَشَابَهَ مِنْهُ فَأُولَئِكَ الَّذِينَ سَمَّى اللَّهُ فَاحْذَرُوهُمْ ‏"‏ ‏.‏

Aisyah melaporkan bahwa Rasulullah ﷺ membaca (ayat-ayat Al-Qur'an): "Dia-lah yang menurunkan kepadamu (Muhammad) Kitab (Al-Qur'an) di dalamnya terdapat ayat-ayat yang jelas, itulah pokok kitab, dan yang lainnya adalah ayat-ayat yang mutasyabihat. Adapun orang-orang yang dalam hati mereka ada penyimpangan, mereka mengikuti yang mutasyabihat di antaranya, dengan tujuan untuk menimbulkan fitnah dan mencari penjelasannya. Dan tidak ada yang mengetahui penjelasannya kecuali Allah, dan orang-orang yang kokoh dalam ilmu berkata: Kami beriman kepadanya, semuanya dari sisi Tuhan kami. Dan tidak ada yang dapat mengambil pelajaran kecuali orang-orang yang berakal." Aisyah (selanjutnya) melaporkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda (sehubungan dengan ayat-ayat ini): "Apabila kalian melihat orang-orang yang mengikuti yang mutasyabihat di antaranya, maka mereka itulah orang-orang yang disebut oleh Allah, maka waspadalah terhadap mereka."