Bab Keutamaan Menahan Diri Saat Marah dan Cara Menghilangkan Kemarahan
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى، وَمُحَمَّدُ بْنُ الْعَلاَءِ، قَالَ يَحْيَى أَخْبَرَنَا وَقَالَ ابْنُ الْعَلاَءِ، حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ صُرَدٍ، قَالَ اسْتَبَّ رَجُلاَنِ عِنْدَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَجَعَلَ أَحَدُهُمَا تَحْمَرُّ عَيْنَاهُ وَتَنْتَفِخُ أَوْدَاجُهُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " إِنِّي لأَعْرِفُ كَلِمَةً لَوْ قَالَهَا لَذَهَبَ عَنْهُ الَّذِي يَجِدُ أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ " . فَقَالَ الرَّجُلُ وَهَلْ تَرَى بِي مِنْ جُنُونٍ قَالَ ابْنُ الْعَلاَءِ فَقَالَ وَهَلْ تَرَى . وَلَمْ يَذْكُرِ الرَّجُلَ
Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya dan Muhammad bin Al-'Ala, Yahya berkata: Telah memberitakan kepada kami Abu Mu'awiyah, dari Al-A'mash, dari Adi bin Thabit, dari Sulaiman bin Surad, ia berkata: Dua orang saling mencaci di hadapan Nabi ﷺ, sehingga mata salah satu dari mereka menjadi merah seperti bara dan urat lehernya membengkak. Maka Nabi ﷺ bersabda: "Aku tahu satu kalimat, jika ia mengucapkannya, maka kemarahannya akan hilang, yaitu: Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk." Orang itu berkata: "Apakah kau melihat ada kegilaan padaku?" Ibn al-'Ala berkata: "Apakah kau melihatnya?" Dan ia tidak menyebutkan orang itu.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
