Bab Keutamaan Zaid bin Harithah dan Usamah bin Zaid
Shahih
haddatsana yahya ibnu yahya, wayahya ibnu ayyuba, waqutaybahu, wabnu, hujrin qala yahya ibnu yahya akhbarana waqala alakharuna, haddatsana - ismailu, - yanuna abna jafarin - an abdi allahi ibni dinarin, annahu samia abna umara, yaqulu baatsa rasulu allahi batsan waammara alayhim usamaha ibna zaydin fathaana annasu fi imratihi faqama rasulu allahi faqala " in tathanu fi imratihi faqad kuntum tathanuna fi imrahi abihi min qablu waymu allahi in kana lakhaliqan lilimrahi wain kana lamin ahabbi annasi ilaa wainna hadza lamin ahabbi annasi ilaa badahu ".
Ibn 'Umar melaporkan bahwa Rasulullah ﷺ mengirimkan sebuah ekspedisi dan mengangkat Usamah bin Zaid sebagai pemimpin mereka. Orang-orang mencela kepemimpinannya, maka Rasulullah ﷺ berdiri dan berkata: "Jika kalian mencela kepemimpinannya, maka sebelumnya kalian juga mencela kepemimpinan ayahnya. Demi Allah, dia layak sebagai pemimpin dan dia adalah salah satu orang yang paling aku cintai dan setelahnya, lihatlah! ini (Usamah) adalah salah satu orang yang paling aku cintai."