Bab Keutamaan Abu Bakar Ash-Shiddiq
حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ، حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ، أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ، حَدَّثَنَا صَالِحُ بْنُ كَيْسَانَ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ عُرْوَةَ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فِي مَرَضِهِ " ادْعِي لِي أَبَا بَكْرٍ وَأَخَاكِ حَتَّى أَكْتُبَ كِتَابًا فَإِنِّي أَخَافُ أَنْ يَتَمَنَّى مُتَمَنٍّ وَيَقُولَ قَائِلٌ أَنَا أَوْلَى . وَيَأْبَى اللَّهُ وَالْمُؤْمِنُونَ إِلاَّ أَبَا بَكْرٍ " .
A'isyah melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) dalam sakitnya (terakhir) meminta saya untuk memanggil Abu Bakar, ayahnya, dan saudaranya juga, agar beliau bisa menulis sebuah dokumen, karena beliau khawatir bahwa orang lain mungkin menginginkan (untuk menggantikannya) dan bahwa seorang penuntut mungkin berkata: Saya memiliki klaim yang lebih baik untuk itu, sedangkan Allah dan orang-orang yang beriman tidak mengakui klaim siapa pun selain Abu Bakar.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
