Bab Jika Allah Menghendaki Rahmat untuk Suatu Ummah, Dia Memanggil Kembali Nabi-Nya Sebelum Mereka
قَالَ مُسْلِمٌ وَحُدِّثْتُ عَنْ أَبِي أُسَامَةَ، وَمِمَّنْ، رَوَى ذَلِكَ، عَنْهُ إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعِيدٍ الْجَوْهَرِيُّ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ، حَدَّثَنِي بُرَيْدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، عَنْ أَبِي بُرْدَةَ، عَنْ أَبِي مُوسَى، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ " إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ إِذَا أَرَادَ رَحْمَةَ أُمَّةٍ مِنْ عِبَادِهِ قَبَضَ نَبِيَّهَا قَبْلَهَا فَجَعَلَهُ لَهَا فَرَطًا وَسَلَفًا بَيْنَ يَدَيْهَا وَإِذَا أَرَادَ هَلَكَةَ أُمَّةٍ عَذَّبَهَا وَنَبِيُّهَا حَىٌّ فَأَهْلَكَهَا وَهُوَ يَنْظُرُ فَأَقَرَّ عَيْنَهُ بِهَلَكَتِهَا حِينَ كَذَّبُوهُ وَعَصَوْا أَمْرَهُ " .
Abu Musa melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda: Ketika Allah, Yang Maha Tinggi dan Mulia, bermaksud untuk menunjukkan rahmat kepada suatu ummah dari antara hamba-hamba-Nya, Dia memanggil kembali Rasul-Nya ke rumah abadi-Nya dan menjadikannya sebagai harbinger dan imbalan di dunia yang akan datang; dan ketika Dia bermaksud untuk menghancurkan suatu ummah, Dia menghukumnya sementara Rasul-Nya masih hidup dan Dia menghancurkannya saat Rasul itu menyaksikannya dan Dia menyejukkan matanya dengan kehancuran saat mereka mendustakannya dan mendurhakai perintahnya.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
