Shahih Muslim · Kitab Ungkapan dalam Adab dan lainnya · No. 2251

Bab Kebencian Mengatakan 'Jiwaku Menjadi Buruk'

Shahih

وَحَدَّثَنِي أَبُو الطَّاهِرِ، وَحَرْمَلَةُ، قَالاَ أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ، أَخْبَرَنِي يُونُسُ، عَنِ ابْنِ، شِهَابٍ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ بْنِ سَهْلِ بْنِ حُنَيْفٍ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ " لاَ يَقُلْ أَحَدُكُمْ خَبُثَتْ نَفْسِي . وَلْيَقُلْ لَقِسَتْ نَفْسِي " .

wahaddatsani abu atthahiri, waharmalahu, qala akhbarana abnu wahbin, akhbarani yunusu, ani abni, syihabin an abi umamaha ibni sahli ibni hunayfin, an abihi, anna rasula allahi qala " la yaqul ahadukum khabutsat nafsi. walyaqul laqisat nafsi ".

Abu Umama bin Sahl bin Hunaif, dari ayahnya, melaporkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Janganlah salah seorang di antara kalian mengatakan: 'Jiwaku telah menjadi buruk,' tetapi hendaknya ia mengatakan: 'Jiwaku telah menjadi tidak berperasaan.'"

Penjelasan