Shahih Muslim · Kitab Salam · No. 2178

Bab Larangan Memaksa Seseorang Berdiri di Tempat yang Diperbolehkan

Shahih

وَحَدَّثَنَا سَلَمَةُ بْنُ شَبِيبٍ، حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ أَعْيَنَ، حَدَّثَنَا مَعْقِلٌ، - وَهُوَ ابْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ - عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرٍ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ " لاَ يُقِيمَنَّ أَحَدُكُمْ أَخَاهُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ ثُمَّ لْيُخَالِفْ إِلَى مَقْعَدِهِ فَيَقْعُدَ فِيهِ وَلَكِنْ يَقُولُ افْسَحُوا " .

wahaddatsana salamahu ibnu syabibin, haddatsana alhasanu ibnu ayana, haddatsana maqilun, - wahuwa abnu ubaydi allahi - an abi azzubayri, an jabirin, ani annabiyyi qala " la yuqimanna ahadukum akhahu yawma aljumuahi tsumma lyukhalif ila maqadihi fayaquda fihi walakin yaqulu afsahu ".

Jabir melaporkan bahwa Rasulullah (semoga keselamatan tercurah kepadanya) bersabda: "Janganlah salah seorang di antara kalian memaksa saudaranya berdiri pada hari Jumat (selama shalat berjamaah) dan kemudian menduduki tempatnya. Tetapi hendaknya dia hanya berkata kepadanya (Beri ruang untukku)."

Penjelasan