Bab Siapa yang Datang ke Majelis dan Mendapatkan Ruang untuk Duduk
Shahih
haddatsana qutaybahu ibnu saidin, an maliki ibni anasin, fima quria alayhi an ishaqa ibni abdi, allahi ibni abi thalhaha anna aba murraha, mawla aqili ibni abi thalibin akhbarahu an abi waqidin allaytsiyyi, annallh lyh wslm baynama huwa jalisun fi almasjidi waannasu maahu idz aqbala nafarun tsalatsahun faaqbala atsnani ila rasuli allahi wadzahaba wahidun. qala fawaqafa ala rasuli allahi faamma ahaduhuma faraa furjahan fi alhalqahi fajalasa fiha waamma alakharu fajalasa khalfahum waamma attsalitsu faadbara dzahiban falamma faragha rasulu allahi qala " ala ukhbirukum ani annafari attsalatsahi amma ahaduhum faawa ila allahi faawahu allahu waamma alakharu fastahya fastahya allahu minhu waamma alakharu faaradha faaradha allahu anhu ".
Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id, dari Malik bin Anas, dalam apa yang dibacakan kepadanya dari Ishaq bin Abdul Allah bin Abi Talhah, bahwa Abu Murrah, Mawla Aqil bin Abi Talib memberitahunya dari Abu Waqid Al-Laithi, bahwa Rasulullah ﷺ sedang duduk di masjid dan orang-orang bersamanya ketika datanglah sekelompok tiga orang; dua di antara mereka mendekati Rasulullah ﷺ dan satu orang pergi. Kedua orang itu berdiri di sisi Rasulullah ﷺ, dan salah satu di antara mereka menemukan celah dalam lingkaran dan ia duduk di situ; sedangkan yang lainnya duduk di belakang mereka dan yang ketiga pergi. Ketika Rasulullah ﷺ telah selesai, beliau bersabda: "Tidakkah aku memberitahukan kepada kalian tentang ketiga orang ini? Adapun salah satu dari mereka, ia berlindung kepada Allah, maka Allah memberinya perlindungan; dan yang lainnya merasa malu, maka Allah menunjukkan kebaikan atas rasa malunya (dan ia pun diterima dalam pertemuan itu), dan yang terakhir berpaling, maka Allah berpaling darinya.