Bab Hak Duduk di Jalan: Mengembalikan Salam
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا عَفَّانُ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ زِيَادٍ، حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ حَكِيمٍ، عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ قَالَ أَبُو طَلْحَةَ كُنَّا قُعُودًا بِالأَفْنِيَةِ نَتَحَدَّثُ فَجَاءَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَقَامَ عَلَيْنَا فَقَالَ " مَا لَكُمْ وَلِمَجَالِسِ الصُّعُدَاتِ اجْتَنِبُوا مَجَالِسَ الصُّعُدَاتِ " . فَقُلْنَا إِنَّمَا قَعَدْنَا لِغَيْرِ مَا بَاسٍ قَعَدْنَا نَتَذَاكَرُ وَنَتَحَدَّثُ . قَالَ " إِمَّا لاَ فَأَدُّوا حَقَّهَا غَضُّ الْبَصَرِ وَرَدُّ السَّلاَمِ وَحُسْنُ الْكَلاَمِ " .
Abu Talhah melaporkan: Ketika kami sedang duduk di depan rumah dan berbicara di antara kami, Rasulullah (ﷺ) datang. Ia berdiri di dekat kami dan berkata: Apa yang kalian lakukan dengan pertemuan di jalan-jalan? Hindarilah pertemuan di jalan-jalan ini. Kami berkata: Kami duduk di sini tanpa (niat untuk berbuat jahat kepada yang lewat); kami duduk untuk membahas hal-hal dan berbicara di antara kami. Kemudian beliau berkata: Jika tidak ada jalan lain (bagi kalian untuk duduk di jalan ini), maka berikanlah hak jalan tersebut, dan hak-hak tersebut adalah menundukkan pandangan, mengucapkan salam, dan berbicara dengan baik.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
