Bab Kebencian terhadap Kalung dari Tali di Leher Unta.
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى، قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ، عَنْ عَبَّادِ، بْنِ تَمِيمٍ أَنَّ أَبَا بَشِيرٍ الأَنْصَارِيَّ، أَخْبَرَهُ أَنَّهُ، كَانَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فِي بَعْضِ أَسْفَارِهِ - قَالَ - فَأَرْسَلَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم رَسُولاً - قَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي بَكْرٍ حَسِبْتُ أَنَّهُ قَالَ وَالنَّاسُ فِي مَبِيتِهِمْ - " لاَ يَبْقَيَنَّ فِي رَقَبَةِ بَعِيرٍ قِلاَدَةٌ مِنْ وَتَرٍ أَوْ قِلاَدَةٌ إِلاَّ قُطِعَتْ " . قَالَ مَالِكٌ أُرَى ذَلِكَ مِنَ الْعَيْنِ .
Abu Bashir Al-Ansari melaporkan bahwa ia pernah menemani Rasulullah صلى الله عليه وسلم dalam beberapa perjalanannya. Rasulullah صلى الله عليه وسلم mengutus salah satu utusannya, Abdullah bin Abi Bakr berkata: Saya pikir dia berkata (kata-kata ini) ketika orang-orang berada di tempat istirahat: "Jangan biarkan kalung dari tali tertinggal di leher unta atau kalung yang tidak terputus." Imam Malik berkata: "Menurut pendapat saya, praktik mengenakan kalung di leher unta atau hewan adalah untuk melindungi mereka dari pengaruh mata jahat."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
