Bab Keutamaan Kurma Madinah
وَحَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى، وَيَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ، وَابْنُ، حُجْرٍ قَالَ يَحْيَى بْنُ يَحْيَى أَخْبَرَنَا وَقَالَ الآخَرَانِ، حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ، - وَهُوَ ابْنُ جَعْفَرٍ - عَنْ شَرِيكٍ، - وَهُوَ ابْنُ أَبِي نَمِرٍ - عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي عَتِيقٍ، عَنْ عَائِشَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ " إِنَّ فِي عَجْوَةِ الْعَالِيَةِ شِفَاءً أَوْ إِنَّهَا تِرْيَاقٌ أَوَّلَ الْبُكْرَةِ " .
Yahya bin Yahya, Yahya bin Ayyub, dan Ibn Hujr berkata: Yahya bin Yahya memberitakan kepada kami, dan kedua yang lainnya berkata: Telah memberitakan kepada kami Ismail - ia adalah putra Ja'far - dari Syariq - ia adalah putra Abi Namir - dari Abdullah bin Abi Atiq, dari Aisyah, bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Sesungguhnya pada kurma 'ajwa' 'Aliya terdapat penyembuhan atau sesungguhnya ia adalah penawar di pagi hari."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
