Bab tentang Dihalalkannya Minuman yang Tidak Memabukkan
Shahih
haddatsani muhammadu ibnu sahlin attamimiyyu, waabu bakri ibnu ishaqa - qala abu bakrin akhbarana waqala abnu sahlin, haddatsana - abnu abi maryama, akhbarana muhammadun, - wahuwa abnu mutharrifin abu ghassana - akhbarani abu hazimin, an sahli ibni sadin, qala dzukira lirasuli allahi amraahun mina alarabi faamara aba usaydin an yursila ilayha faarsala ilayha faqadimat fanazalat fi ujumi ibani saidaha fakharaja rasulu allahi hatta jaaha fadakhala alayha faidza amraahun munakkisahun rasaha falamma kallamaha rasulu allahi qalat audzu biallahi minka qala " qad aadztuki minni ". faqalu laha atadrina man hadza faqalat la. faqalu hadza rasulu allahi jaaki liyakhthubaki qalat ana kuntu asyqa min dzalika. qala sahlun faaqbala rasulu allahi yawmaidzin hatta jalasa fi saqifahi ibani saidaha huwa waashhabuhu tsumma qala " asqina ". lisahlin qala faakhrajtu lahum hadza alqadaha faasqaytuhum fihi. qala abu hazimin faakhraja lana sahlun dzalika alqadaha fasyaribna fihi qala tsumma astawhabahu bada dzalika umaru ibnu abdi alazizi fawahabahu lahu. wafi riwayahi abi bakri ibni ishaqa qala " asqina ya sahlu ".
Sahl bin Sa'd melaporkan: Seorang wanita Arab disebutkan di hadapan Rasulullah ﷺ. Dia memerintahkan Abu Usaid untuk mengirimkan pesan kepadanya dan dia pun mengirimkan pesan kepadanya. Wanita itu datang dan tinggal di benteng Banu Sa'idah. Rasulullah ﷺ pergi hingga dia sampai kepadanya sementara wanita itu sedang duduk dengan kepala menunduk. Ketika Rasulullah ﷺ berbicara kepadanya, dia berkata: Saya berlindung kepada Allah darimu. Maka beliau berkata: Saya (telah memutuskan untuk) menjauhkanmu dariku. Mereka (orang-orang di dekatnya) berkata: Apakah kamu tahu siapa dia? Dia berkata: Tidak. Mereka berkata: Dia adalah Rasulullah ﷺ. Dia datang kepadamu untuk melamar. Dia berkata: Maka saya adalah wanita yang paling malang karena ini (yaitu, ketidakpatuhan saya). Sahl berkata: Rasulullah ﷺ kemudian berangkat pada hari itu hingga beliau duduk di Saqifah Banu Sa'idah bersama para sahabatnya. Kemudian beliau berkata kepada Sahl: Sajikanlah minuman untuk kami. Dia (Sahl) berkata: Saya mengeluarkan untuk mereka mangkuk ini (berisi minuman) dan menyajikannya kepada mereka. Abu Hazim berkata: Sahl mengeluarkan cangkir ini untuk kami dan kami juga meminumnya darinya. Kemudian 'Umar bin 'Abd al-'Aziz memintanya sebagai hadiah dan dia memberikannya kepadanya sebagai hadiah.