Shahih Muslim · Mukaddimah · No. 2

Bab Peringatan dari Kebohongan terhadap Rasulullah ﷺ

Shahih

وَحَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ، حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ، - يَعْنِي ابْنَ عُلَيَّةَ - عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ صُهَيْبٍ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، أَنَّهُ قَالَ إِنَّهُ لَيَمْنَعُنِي أَنْ أُحَدِّثَكُمْ حَدِيثًا كَثِيرًا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ " مَنْ تَعَمَّدَ عَلَىَّ كَذِبًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ " .

wahaddatsani zuhayru ibnu harbin, haddatsana ismailu, - yani abna ulayyaha - an abdi alazizi ibni shuhaybin, an anasi ibni malikin, annahu qala innahu layamnauni an uhadditsakum haditsan katsiran anna rasula allahi qala " man taammada alaa kadziban falyatabawwa maqadahu mina annari ".

Zuhayr bin Harb menceritakan kepada saya, Ismā'īl, yaitu Ibn Ulayyah menceritakan kepada kami, dari Abd il-Azīz ibn Suhayb, dari Anas bin Mālik, bahwa ia berkata: 'Sesungguhnya yang menghalangiku untuk menceritakan kepada kalian banyak hadits adalah bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: 'Siapa yang berniat berbohong atas diriku, maka hendaklah ia mengambil tempat duduknya di neraka.'

Penjelasan