Bab Dihalalkannya Daging Bunglon
وَحَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُعَاذٍ، حَدَّثَنَا أَبِي، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ تَوْبَةَ الْعَنْبَرِيِّ، سَمِعَ الشَّعْبِيَّ، سَمِعَ ابْنَ عُمَرَ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم كَانَ مَعَهُ نَاسٌ مِنْ أَصْحَابِهِ فِيهِمْ سَعْدٌ وَأُتُوا بِلَحْمِ ضَبٍّ فَنَادَتِ امْرَأَةٌ مِنْ نِسَاءِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم إِنَّهُ لَحْمُ ضَبٍّ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " كُلُوا فَإِنَّهُ حَلاَلٌ وَلَكِنَّهُ لَيْسَ مِنْ طَعَامِي " .
Telah menceritakan kepada kami Ubaidullah bin Mu'adz, telah menceritakan kepada kami Ayah, telah menceritakan kepada kami Syu'bah, dari Tawbah al-Anbari, ia mendengar Asy-Sya'bi, ia mendengar Ibn Umar, bahwa Nabi ﷺ bersama beberapa orang sahabatnya, di antara mereka ada Sa'd, lalu dibawakan kepada mereka daging bunglon, ketika seorang wanita dari istri-istri Nabi ﷺ berkata: 'Itu adalah daging bunglon.' Maka Rasulullah ﷺ bersabda: 'Makanlah, karena itu halal, tetapi itu bukan makanan saya.'
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
