Bab Keutamaan Memanah dan Anjuran untuk Melakukannya serta Celaan bagi yang Mengetahuinya tetapi Melupakan
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رُمْحِ بْنِ الْمُهَاجِرِ، أَخْبَرَنَا اللَّيْثُ، عَنِ الْحَارِثِ بْنِ يَعْقُوبَ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ شَمَاسَةَ، أَنَّ فُقَيْمًا اللَّخْمِيَّ، قَالَ لِعُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ تَخْتَلِفُ بَيْنَ هَذَيْنِ الْغَرَضَيْنِ وَأَنْتَ كَبِيرٌ يَشُقُّ عَلَيْكَ . قَالَ عُقْبَةُ لَوْلاَ كَلاَمٌ سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم لَمْ أُعَانِهِ . قَالَ الْحَارِثُ فَقُلْتُ لاِبْنِ شُمَاسَةَ وَمَا ذَاكَ قَالَ إِنَّهُ قَالَ " مَنْ عَلِمَ الرَّمْىَ ثُمَّ تَرَكَهُ فَلَيْسَ مِنَّا أَوْ قَدْ عَصَى " .
Dari Abdul Rahman bin Shamasa bahwa Fuqaim Al-Lakhmi berkata kepada Uqba bin Amir: "Kau sering berpindah antara dua sasaran ini dan kau sudah tua, jadi itu akan sangat sulit bagimu." Uqba berkata: "Seandainya bukan karena sesuatu yang aku dengar dari Rasulullah (ﷺ), aku tidak akan memaksakan diri." Harith berkata: "Aku bertanya kepada Ibn Shamasa: Apa itu?" Dia berkata bahwa dia (Nabi) bersabda: "Siapa yang belajar memanah kemudian meninggalkannya, maka dia bukan dari kami atau dia telah berdosa."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
