Bab Kepastian Surga bagi Syuhada
Shahih
haddatsana yahya ibnu yahya attamimiyyu, waqutaybahu ibnu saidin, - waallafzhu liyahya - qala qutaybahu haddatsana waqala, yahya akhbarana jafaru ibnu sulaymana, an abi imrana aljawniyyi, an abi bakri ibni, abdi allahi ibni qaysin an abihi, qala samitu abi wahuwa, bihadhrahi aladuwwi yaqulu qala rasulu allahi " inna abwaba aljannahi tahta zhilali assuyufi ". faqama rajulun rattsu alhayahi faqala ya aba musa anta samita rasula allahi yaqulu hadza qala naam. qala farajaa ila ashhabihi faqala aqrau alaykumu assalama. tsumma kasara jafna sayfihi faalqahu tsumma masya bisayfihi ila aladuwwi fadharaba bihi hatta qutila.
Diriwayatkan dari Abdullah bin Qais. Ia mendengar dari ayahnya yang, saat menghadapi musuh, melaporkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Sesungguhnya, pintu-pintu surga berada di bawah naungan pedang-pedang." Seorang lelaki yang berpakaian compang-camping berdiri dan berkata; "Wahai Abu Musa, apakah kamu mendengar Rasulullah ﷺ mengatakan ini?" Dia menjawab: "Ya." (Pencerita berkata): Dia kembali kepada teman-temannya dan berkata: "Saya mengucapkan salam kepada kalian (salam perpisahan)." Kemudian dia mematahkan sarung pedangnya, melemparkannya, dan maju dengan pedang telanjang ke arah musuh dan bertempur hingga dia terbunuh.