Bab Penjelasan Usia Baligh
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ، حَدَّثَنَا أَبِي، حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، قَالَ عَرَضَنِي رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَوْمَ أُحُدٍ فِي الْقِتَالِ وَأَنَا ابْنُ أَرْبَعَ عَشْرَةَ سَنَةً فَلَمْ يُجِزْنِي وَعَرَضَنِي يَوْمَ الْخَنْدَقِ وَأَنَا ابْنُ خَمْسَ عَشْرَةَ سَنَةً فَأَجَازَنِي . قَالَ نَافِعٌ فَقَدِمْتُ عَلَى عُمَرَ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ وَهُوَ يَوْمَئِذٍ خَلِيفَةٌ فَحَدَّثْتُهُ هَذَا الْحَدِيثَ فَقَالَ إِنَّ هَذَا لَحَدٌّ بَيْنَ الصَّغِيرِ وَالْكَبِيرِ . فَكَتَبَ إِلَى عُمَّالِهِ أَنْ يَفْرِضُوا لِمَنْ كَانَ ابْنَ خَمْسَ عَشْرَةَ سَنَةً وَمَنْ كَانَ دُونَ ذَلِكَ فَاجْعَلُوهُ فِي الْعِيَالِ .
Diriwayatkan dari Ibn 'Umar yang berkata: Rasulullah ﷺ memeriksaku di medan perang pada Hari Uhud, dan aku berusia empat belas tahun. Dia tidak mengizinkanku (ikut bertempur). Dia memeriksaku pada Hari Khandaq dan aku berusia lima belas tahun, dan dia mengizinkanku (untuk bertempur). Nafi' berkata: Aku datang kepada 'Umar bin 'Abd al-'Aziz yang saat itu menjadi Khalifah, dan menceritakan hadits ini kepadanya. Dia berkata: "Sesungguhnya ini adalah batas antara anak kecil dan dewasa." Maka dia menulis kepada para gubernurnya agar memberikan tunjangan hidup kepada yang berusia lima belas tahun, tetapi memperlakukan yang lebih muda sebagai anak-anak.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
