Bab Pembuktian Qisas dalam Gigi dan yang Sejenisnya
Shahih
haddatsana abu bakri ibnu abi syaybaha, haddatsana affanu ibnu muslimin, haddatsana hammadun, akhbarana tsabitun, an anasin, anna ukhta arrubayyii umma haritsaha, jarahat insanan fakhtashamu ila annabiyyi faqala rasulu allahi " alqishasha alqishasha ". faqalat ummu arrabii ya rasula allahi ayuqtasshu min fulanaha waallahi la yuqtasshu minha. faqala annabiyyu " subhana allahi ya umma arrabii alqishashu kitabu allahi ". qalat la waallahi la yuqtasshu minha abadan. qala fama zalat hatta qabilu addiyaha faqala rasulu allahi " inna min ibadi allahi man law aqsama ala allahi labarrahu ".
Anas melaporkan bahwa Umm Haritha, saudara Rubayyi' (ia adalah saudara perempuan dari Hadrat Anas) melukai seseorang (ia mematahkan giginya). Perselisihan itu dirujuk kepada Rasulullah ﷺ. Rasulullah ﷺ bersabda: "Qisas, qisas." Umm Rubayyi' berkata: "Wahai Rasulullah, apakah qisas akan diambil dari si Fulan? Demi Allah, tidak akan diambil dari dirinya (yaitu dari Umm Haritha)." Rasulullah ﷺ bersabda: "Maha Suci Allah. Wahai Umm Rubayyi', qisas adalah perintah Allah yang tertulis dalam Kitab Allah." Ia berkata: "Tidak, demi Allah, qisas tidak akan diambil dari dirinya selamanya." Rasulullah ﷺ bersabda: "Sesungguhnya di antara hamba-hamba Allah ada yang jika mereka bersumpah kepada Allah, Dia akan mengabulkannya."