Shahih Muslim · Kitab Wasiat · No. 1630

Bab Sampai Thawab Sedekah kepada Orang yang Sudah Meninggal

Shahih

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ، وَقُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، وَعَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ، قَالُوا حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ، - وَهُوَ ابْنُ جَعْفَرٍ - عَنِ الْعَلاَءِ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَجُلاً، قَالَ لِلنَّبِيِّ ﷺ إِنَّ أَبِي مَاتَ وَتَرَكَ مَالاً وَلَمْ يُوصِ فَهَلْ يُكَفِّرُ عَنْهُ أَنْ أَتَصَدَّقَ عَنْهُ قَالَ " نَعَمْ " .

haddatsana yahya ibnu ayyuba, waqutaybahu ibnu saidin, waaliyyu ibnu hujrin, qalu haddatsana ismailu, - wahuwa abnu jafarin - ani alalai, an abihi, an abi hurayraha, anna rajulan, qala lilnnabiyyi inna abi mata wataraka malan walam yushi fahal yukaffiru anhu an atashaddaqa anhu qala " naam ".

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Ayyub, dan Qutaibah bin Sa'id, dan Ali bin Hujr, mereka berkata: Telah menceritakan kepada kami Ismail - dan dia adalah Ibn Ja'far - dari Al-Ala, dari ayahnya, dari Abu Hurairah, bahwa seorang lelaki berkata kepada Nabi ﷺ: "Sesungguhnya ayahku telah meninggal dan meninggalkan harta tanpa membuat wasiat. Apakah ia akan terhapus dosanya jika aku bersedekah atas namanya?" Nabi ﷺ menjawab: "Ya."

Penjelasan