Bab Keutamaan Memberi Tenggang kepada yang Tidak Mampu
Shahih
haddatsana abu alhaytsami, khalidu ibnu khidasyi ibni ajlana haddatsana hammadu ibnu zaydin, an ayyuba, an yahya ibni abi katsirin, an abdi allahi ibni abi qatadaha, anna aba qatadaha, thalaba ghariman lahu fatawara anhu tsumma wajadahu faqala inni musirun. faqala alllahi qala alllahi. qala fainni samitu rasula allahi yaqulu " man sarrahu an yunjiyahu allahu min kurabi yawmi alqiyamahi falyunaffis an musirin aw yadha anhu ".
Diriwayatkan dari Abdullah bin Abu Qatada bahwa Abu Qatada (semoga Allah meridhainya) meminta (pembayaran utangnya) dari debitorinya tetapi dia menghilang; kemudian dia menemukannya dan dia berkata: Saya sedang kesulitan secara finansial, di mana dia berkata: (Apakah kamu menyatakannya) demi Allah? Dia berkata: Demi Allah. Setelah itu dia (Qatada) berkata: Saya mendengar Rasulullah ﷺ bersabda: Barangsiapa yang ingin Allah menyelamatkannya dari siksaan Hari Kebangkitan, maka hendaklah dia memberi tenggang kepada orang yang tidak mampu atau menghapuskan (utangnya).