Ringkasan Jawaban Singkat
Hadits ini mengabarkan tentang turunnya Nabi Isa 'alaihis salam di akhir zaman sebagai hakim yang adil yang akan memerintah dengan syariat Nabi Muhammad ﷺ. Beliau akan menghancurkan simbol-simbol kekufuran (salib), menghilangkan praktik-praktik yang diharamkan (babi), dan menghapuskan jizyah karena seluruh manusia akan masuk Islam. Ini adalah tanda besar hari kiamat yang wajib diimani oleh setiap muslim.
Rujukan Ulama & Dalil
Ayat Al-Qur'an yang terkait:
QS. An-Nisa' [4]: 159
وَإِن مِّنْ أَهْلِ الْكِتَابِ إِلَّا لَيُؤْمِنَنَّ بِهِ قَبْلَ مَوْتِهِ ۖ وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ يَكُونُ عَلَيْهِمْ شَهِيدًا
"Dan tidak seorang pun dari Ahli Kitab kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan pada hari Kiamat dia (Isa) akan menjadi saksi terhadap mereka."
Hadits terkait:
Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahih-nya (no. 155) dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu. Juga diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dalam Shahih-nya (no. 2476) dengan redaksi yang semakna.
Penjelasan Ulama:
Imam an-Nawawi rahimahullah dalam Syarh Shahih Muslim (2/192) menjelaskan bahwa hadits ini termasuk berita ghaib yang telah terbukti kebenarannya dan akan terus terbukti. Beliau menegaskan bahwa turunnya Nabi Isa adalah hak dan termasuk tanda-tanda besar hari kiamat yang wajib diimani.
Ibnu Hajar al-Asqalani rahimahullah dalam Fath al-Bari (6/491) menjelaskan bahwa maksud "mematahkan salib" adalah menghancurkan dan menghilangkan simbol penyembahan selain Allah, "membunuh babi" berarti mengharamkan dan menghilangkan praktik memakannya, dan "menghapuskan jizyah" karena tidak ada lagi orang kafir yang mau membayar jizyah setelah seluruh manusia masuk Islam.
Penjelasan Rinci
Hadits agung ini mengandung beberapa pelajaran penting yang dijelaskan oleh para ulama Ahlus Sunnah:
1. Turunnya Nabi Isa 'alaihis salam sebagai hakim yang adil
Imam Ibn Katsir rahimahullah dalam Tafsir al-Qur'an al-'Azhim (2/348) menjelaskan bahwa Nabi Isa akan turun di akhir zaman bukan sebagai nabi yang membawa syariat baru, melainkan sebagai pengikut dan hakim yang menegakkan syariat Nabi Muhammad ﷺ. Beliau akan memerintah dengan Al-Qur'an dan Sunnah, bukan dengan Injil yang telah diubah.
2. Mematahkan salib dan membunuh babi
Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah dalam Syarh al-Arba'in an-Nawawiyah menjelaskan bahwa ini adalah simbol penghancuran agama Nasrani yang telah menyimpang. Salib adalah simbol kesyirikan mereka, dan babi adalah binatang yang mereka halalkan padahal Allah telah mengharamkannya. Tindakan ini menunjukkan bahwa syariat Islam akan ditegakkan secara sempurna.
3. Menghapuskan jizyah
Imam al-Bukhari rahimahullah dalam Shahih-nya (Kitab al-Jizyah) menjelaskan bahwa jizyah hanya diambil dari orang kafir yang masih dalam kekufuran mereka. Ketika Nabi Isa turun dan seluruh manusia masuk Islam, maka tidak ada lagi jizyah karena tidak ada lagi orang kafir yang membayarnya.
4. Melimpahnya harta
Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di rahimahullah dalam Taisir al-Karim ar-Rahman (1/287) menjelaskan bahwa ini menunjukkan keberkahan yang luar biasa di zaman tersebut. Harta akan melimpah ruah sehingga tidak ada seorang pun yang mau menerima sedekah karena kecukupan yang merata.
Story Telling
Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:
"Bagaimana keadaan kalian ketika putra Maryam turun di antara kalian dan imam kalian berasal dari kalian sendiri?" (HR. al-Bukhari no. 3449 dan Muslim no. 155)
Al-Hafizh Ibnu Hajar al-Asqalani rahimahullah dalam Fath al-Bari (6/492) menjelaskan bahwa hadits ini menunjukkan bahwa Nabi Isa akan shalat di belakang imam dari umat ini, yaitu al-Mahdi. Ini adalah kemuliaan besar bagi umat Muhammad ﷺ, bahwa seorang nabi yang mulia menjadi makmum kepada seorang imam dari umat ini.
Imam Ibn Qayyim al-Jawziyyah rahimahullah dalam Hadi al-Arwah (1/247) berkata: "Turunnya Isa bin Maryam adalah rahmat bagi umat ini, karena beliau akan menegakkan keadilan, menghilangkan kezaliman, dan menyebarkan Islam ke seluruh penjuru bumi."
Kesimpulan Praktis
- Wajib mengimani bahwa turunnya Nabi Isa 'alaihis salam adalah tanda besar hari kiamat yang pasti terjadi.
- Bersiap dengan keimanan bahwa Islam akan menang dan ditegakkan di seluruh muka bumi.
- Menjauhi kesyirikan seperti yang dilambangkan dengan salib, dan menjauhi yang diharamkan seperti babi.
- Bersyukur bahwa kita termasuk umat Nabi Muhammad ﷺ yang akan menjadi saksi atas kemenangan Islam.
- Tidak perlu ragu terhadap berita-berita ghaib yang shahih dari Rasulullah ﷺ.
Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.