Bab Menikahkan Anak Perempuan yang Masih Kecil
Shahih
haddatsana abu kuraybin, muhammadu ibnu alalai haddatsana abu usamaha, h wahaddatsana abu bakri ibnu abi, syaybaha qala wajadtu fi kitabi an abi usamaha, an hisyamin, an abihi, an aisyaha, qalat tazawwajani rasulu allahi lisitti sinina wabana bi waana ibintu tisi sinina. qalat faqadimna almadinaha fawuiktu syahran fawafa syari jumaymahan faatatni ummu rumana waana ala urjuhahin wamai shawahibi fasharakhat bi faataytuha wama adri ma turidu bi faakhadzat biyadi faawqafatni ala albabi. faqultu hah hah. hatta dzahaba nafasi faadkhalatni baytan faidza niswahun mina alanshari faqulna ala alkhayri waalbarakahi waala khayri thairin. faaslamatni ilayhinna faghasalna rasi waashlahnani falam yaruni ila warasulu allahi dhuhan faaslamnani ilayhi.
Telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib, Muhammad bin Al-Ala, telah menceritakan kepada kami Abu Usamah, dan telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Shaibah, ia berkata: Aku menemukan dalam kitabku dari Abu Usamah, dari Hisham, dari ayahnya, dari Aisyah, ia berkata: Rasulullah ﷺ menikahiku ketika aku berusia enam tahun, dan aku dibawa ke rumahnya ketika aku berusia sembilan tahun. Ia melanjutkan: Kami tiba di Madinah dan aku mengalami demam selama sebulan, dan rambutku telah sampai ke telinga. Umm Ruman (ibuku) datang kepadaku dan pada saat itu aku sedang bermain ayunan bersama teman-temanku. Ia memanggilku dengan keras dan aku pergi menemuinya dan aku tidak tahu apa yang diinginkannya. Ia menggenggam tanganku dan membawaku ke pintu, dan aku berkata: Ha, ha (seolah-olah aku terengah-engah), sampai berakhirnya kegelisahan hatiku. Ia membawaku ke sebuah rumah, di mana berkumpul wanita-wanita dari Anshar. Mereka semua memberkatiku dan mendoakan kebaikan untukku dan berkata: Semoga kamu mendapatkan bagian dalam kebaikan. Ia (ibuku) menyerahkanku kepada mereka. Mereka mencuci kepalaku dan menghiasiku dan tidak ada yang menakutkan aku. Rasulullah ﷺ datang ke sana di pagi hari, dan aku diserahkan kepadanya.