Bab Siapa yang Mencukur Sebelum Menyembelih atau Menyembelih Sebelum Melempar
Shahih
haddatsana yahya ibnu yahya, qala qaratu ala malikin ani abni syihabin, an isa ibni, thalhaha ibni ubaydi allahi an abdi allahi ibni amriw ibni alashi, qala waqafa rasulu allahi fi hajjahi alwadai biminan lilnnasi yasalunahu fajaa rajulun faqala ya rasula allahi lam asyur fahalaqtu qabla an anhara. faqala " adzbah wala haraja ". tsumma jaahu rajulun akharu faqala ya rasula allahi lam asyur fanahartu qabla an armiya faqala " armi wala haraja ". qala fama suila rasulu allahi an syain quddima wala ukkhira ila qala " afal wala haraja ".
Abdullah bin 'Amr bin al-'As berkata bahwa Rasulullah ﷺ berhenti pada Haji Wada di Mina untuk orang-orang yang ingin bertanya. Seorang lelaki datang dan berkata: "Wahai Rasulullah, saya tidak tahu, saya telah mencukur sebelum menyembelih." Maka beliau (Nabi) bersabda: "Sembelihlah dan tidak ada masalah (bagimu)." Kemudian datang seorang lelaki lain dan berkata: "Wahai Rasulullah, saya tidak tahu, saya telah menyembelih sebelum melempar kerikil." Maka beliau (Nabi) bersabda: "Lemparlah kerikil dan tidak ada masalah (bagimu)." Rasulullah ﷺ tidak ditanya tentang sesuatu yang telah dilakukan sebelum atau setelah (waktunya) kecuali beliau berkata: "Lakukanlah, dan tidak ada masalah (bagimu)."