Bab Keutamaan Umrah di Bulan Ramadan
وَحَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ الضَّبِّيُّ، حَدَّثَنَا يَزِيدُ، - يَعْنِي ابْنَ زُرَيْعٍ - حَدَّثَنَا حَبِيبٌ، الْمُعَلِّمُ عَنْ عَطَاءٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَالَ لاِمْرَأَةٍ مِنَ الأَنْصَارِ يُقَالُ لَهَا أُمُّ سِنَانٍ " مَا مَنَعَكِ أَنْ تَكُونِي حَجَجْتِ مَعَنَا " . قَالَتْ نَاضِحَانِ كَانَا لأَبِي فُلاَنٍ - زَوْجِهَا - حَجَّ هُوَ وَابْنُهُ عَلَى أَحَدِهِمَا وَكَانَ الآخَرُ يَسْقِي عَلَيْهِ غُلاَمُنَا . قَالَ " فَعُمْرَةٌ فِي رَمَضَانَ تَقْضِي حَجَّةً . أَوْ حَجَّةً مَعِي " .
Ibnu Abbas melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) berkata kepada seorang wanita dari Anshar yang bernama Umm Sinan: Apa yang menghalangimu untuk tidak melaksanakan Haji bersama kami? Dia berkata: Ayah dari si fulan (yaitu suaminya) hanya memiliki dua unta. Salah satunya telah dibawa olehnya (suaminya) dan anaknya untuk Haji, sedangkan yang lainnya digunakan oleh anak kami untuk mengangkut air. Mendengar itu, beliau (Nabi) berkata: Umrah di bulan Ramadan akan cukup untuk Haji atau Haji bersamaku.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
