Bab Menjaga Lidah bagi Orang yang Berpuasa
حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ أَبِي الزِّنَادِ، عَنِ الأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، - رضى الله عنه - رِوَايَةً قَالَ " إِذَا أَصْبَحَ أَحَدُكُمْ يَوْمًا صَائِمًا فَلاَ يَرْفُثْ وَلاَ يَجْهَلْ فَإِنِ امْرُؤٌ شَاتَمَهُ أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّي صَائِمٌ إِنِّي صَائِمٌ " .
Telah menceritakan kepadaku Zuhair bin Harb, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Sufyan bin Uyaynah, dari Abu Az-Zinad, dari Al-A'raj, dari Abu Hurairah - semoga Allah meridhoinya - ia berkata: "Jika salah seorang di antara kalian bangun di pagi hari dalam keadaan berpuasa, maka janganlah ia berkata kotor dan janganlah berbuat jahil. Jika ada seseorang yang mencelanya atau berkelahi dengannya, maka hendaklah ia berkata: 'Aku sedang berpuasa, aku sedang berpuasa.'
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
