Bab Penjelasan Waktu Berakhirnya Puasa dan Munculnya Malam
وَحَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى، أَخْبَرَنَا هُشَيْمٌ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ الشَّيْبَانِيِّ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ، بْنِ أَبِي أَوْفَى - رضى الله عنه - قَالَ كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فِي سَفَرٍ فِي شَهْرِ رَمَضَانَ فَلَمَّا غَابَتِ الشَّمْسُ قَالَ " يَا فُلاَنُ انْزِلْ فَاجْدَحْ لَنَا " . قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ عَلَيْكَ نَهَارًا . قَالَ " انْزِلْ فَاجْدَحْ لَنَا " . قَالَ فَنَزَلَ فَجَدَحَ فَأَتَاهُ بِهِ فَشَرِبَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم ثُمَّ قَالَ بِيَدِهِ " إِذَا غَابَتِ الشَّمْسُ مِنْ هَا هُنَا وَجَاءَ اللَّيْلُ مِنْ هَا هُنَا فَقَدْ أَفْطَرَ الصَّائِمُ " .
Abdullah bin Abi Aufa melaporkan: Kami bersama Rasulullah (ﷺ) dalam perjalanan di bulan Ramadan. Ketika matahari terbenam, beliau berkata: "Si Fulan, turunlah dan siapkan makanan dari jelai yang dipanggang untuk kami." Dia berkata: "Wahai Rasulullah, masih ada siang." Beliau (Nabi yang Mulia) berkata: "Turunlah dan siapkan makanan dari jelai yang dipanggang untuk kami." Maka dia turun dan menyiapkan makanan dari jelai yang dipanggang dan menawarkannya kepada beliau, dan Rasulullah (ﷺ) meminumnya. Kemudian beliau memberi isyarat dengan tangannya bahwa ketika matahari terbenam dari sisi itu dan malam muncul dari sisi itu, maka orang yang berpuasa harus berbuka.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
