Shahih Muslim · Kitab Puasa · No. 1091

Bab Penjelasan bahwa Memasuki Puasa Terjadi dengan Terbitnya Fajar dan Bahwa Ia Boleh Makan dan Lainnya Hingga Terbitnya Fajar dan Penjelasan tentang Ciri Fajar yang Berkaitan dengan Hukum Masuk Puasa dan Masuk Waktu Shalat Subuh dan Lainnya

Shahih

حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ الْقَوَارِيرِيُّ، حَدَّثَنَا فُضَيْلُ بْنُ سُلَيْمَانَ، حَدَّثَنَا أَبُو حَازِمٍ، حَدَّثَنَا سَهْلُ بْنُ سَعْدٍ، قَالَ لَمَّا نَزَلَتْ هَذِهِ الآيَةُ ‏{‏ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الأَسْوَدِ‏}‏ قَالَ كَانَ الرَّجُلُ يَأْخُذُ خَيْطًا أَبْيَضَ وَخَيْطًا أَسْوَدَ فَيَأْكُلُ حَتَّى يَسْتَبِينَهُمَا حَتَّى أَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ ‏{‏ مِنَ الْفَجْرِ‏}‏ فَبَيَّنَ ذَلِكَ ‏.‏

haddatsana ubaydu allahi ibnu umara alqawaririyyu, haddatsana fudhaylu ibnu sulaymana, haddatsana abu hazimin, haddatsana sahlu ibnu sadin, qala lamma nazalat hadzihi alayahu wakulu wasyrabu hatta yatabayyana lakumu alkhaythu alabyadhu mina alkhaythi alaswadi qala kana arrajulu yakhudzu khaythan abyadha wakhaythan aswada fayakulu hatta yastabinahuma hatta anzala allahu azza wajalla mina alfajri fabayyana dzalika.

Sahl bin Sa'd berkata bahwa ketika ayat ini diturunkan: "Makan dan minumlah hingga jelas bagi kalian benang putih dari benang hitam," seorang lelaki akan mengambil benang putih dan benang hitam dan terus makan hingga ia dapat membedakannya (dalam cahaya fajar). Kemudian Allah, Yang Maha Agung dan Mulia, menurunkan (kata) min al-fajr (dari fajar), dan kemudian menjadi jelas (bahwa kata khait merujuk pada garis cahaya di fajar).

Penjelasan detail oleh AI

Ringkasan, rujukan ulama, dan hikmah praktis