Bab Kewajiban Puasa Ramadhan karena Melihat Hilal dan Berbuka karena Melihat Hilal serta Jika Tertutup, Maka Digenapkan 30 Hari
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى، أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ، الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، - رضى الله عنه - قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " إِذَا رَأَيْتُمُ الْهِلاَلَ فَصُومُوا وَإِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَأَفْطِرُوا فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَصُومُوا ثَلاَثِينَ يَوْمًا " .
Abu Huraira melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Apabila kalian melihat hilal (bulan baru bulan Ramadhan) maka berpuasalah, dan apabila kalian melihatnya (hilal bulan Syawal) maka berbukalah, dan jika langit mendung bagi kalian, maka berpuasalah selama tiga puluh hari."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
