Bab Apa yang Dibelanjakan oleh Seorang Budak dari Harta Tuannya
وَحَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، وَابْنُ، نُمَيْرٍ وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ جَمِيعًا عَنْ حَفْصِ، بْنِ غِيَاثٍ - قَالَ ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا حَفْصٌ، - عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ زَيْدٍ، عَنْ عُمَيْرٍ، مَوْلَى آبِي اللَّحْمِ قَالَ كُنْتُ مَمْلُوكًا فَسَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَأَتَصَدَّقُ مِنْ مَالِ مَوَالِيَّ بِشَىْءٍ قَالَ " نَعَمْ وَالأَجْرُ بَيْنَكُمَا نِصْفَانِ " .
Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah, dan Ibn Numair dan Zuhair bin Harb semuanya dari Hafsh bin Ghiyath - Ibn Numair berkata: "Hafsh telah menceritakan kepada kami, dari Muhammad bin Zaid, dari Umair, budak Abi al-Lahm, ia berkata: "Saya pernah menjadi budak, lalu saya bertanya kepada Rasulullah ﷺ, 'Apakah saya boleh bersedekah dari harta tuan saya?' Beliau menjawab: 'Ya, dan pahalanya dibagi dua antara kalian berdua.'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
