Bab Apa yang Dikatakan tentang Wanita yang Mengalami Istihadhah
Dha'if oleh Darussalam
haddatsana muhammadu ibnu rumhin, anbaana allaytsu ibnu sadin, an yazida ibni abi habibin, an bukayri ibni abdi allahi, ani almundziri ibni almughirahi, an urwaha ibni azzubayri, anna fathimaha ibinta abi hubaysyin, haddatsathu annaha, atat rasula allahi fasyakat ilayhi addama faqala rasulu allahi " innama dzalika irqun fanzhuri idza ata qaruki fala tushalli faidza marra alqaru fatathahhari tsumma shalli ma bayna alqari ila alqari ".
Diriwayatkan dari Urwah bin Zubair bahwa Fatimah binti Abi Hubaish menceritakan kepadanya bahwa: Dia pergi kepada Rasulullah ﷺ dan mengeluhkan tentang darah. Rasulullah ﷺ bersabda: "Sebenarnya itu adalah urat, jadi lihatlah ketika haidmu datang, maka jangan shalat. Ketika haidmu selesai, maka bersihkan dirimu dan shalatlah antara satu haid ke haid yang lain."