Bab Berkendara dengan Hewan Kurban
Shahih oleh Darussalam
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، عَنْ هِشَامٍ، - صَاحِبِ الدَّسْتَوَائِيِّ - عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، أَنَّ النَّبِيَّ ـ ﷺ ـ مُرَّ عَلَيْهِ بِبَدَنَةٍ فَقَالَ " ارْكَبْهَا " . قَالَ إِنَّهَا بَدَنَةٌ . قَالَ " ارْكَبْهَا " . قَالَ فَرَأَيْتُهُ رَاكِبَهَا مَعَ النَّبِيِّ ـ ﷺ ـ فِي عُنُقِهَا نَعْلٌ .
Diriwayatkan dari Anas bin Malik bahwa Nabi ﷺ dibawa seekor hewan kurban dan beliau berkata (kepada orang yang mengendalikan hewan tersebut): “Naiklah ke atasnya.” Ia berkata: “Ini adalah hewan kurban.” Beliau berkata: “Naiklah ke atasnya.” Ia berkata: “Aku melihat beliau menungganginya bersama Nabi ﷺ, dan ada sandal yang terikat di lehernya.