Sunan Ibnu Majah · Kitab Manasik · No. 3046

Bab Siapa yang Mengikat Kepalanya

Shahih oleh Darussalam

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، أَنَّ حَفْصَةَ، زَوْجَ النَّبِيِّ ـ ﷺ ـ قَالَتْ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا شَأْنُ النَّاسِ حَلُّوا وَلَمْ تَحِلَّ أَنْتَ مِنْ عُمْرَتِكَ قَالَ " إِنِّي لَبَّدْتُ رَأْسِي وَقَلَّدْتُ هَدْيِي فَلاَ أَحِلُّ حَتَّى أَنْحَرَ " .

haddatsana abu bakri ibnu abi syaybaha, haddatsana abu usamaha, an ubaydi allahi ibni umara, an nafiin, ani abni umara, anna hafshaha, zawja annabiyyi qalat qultu ya rasula allahi ma syanu annasi hallu walam tahilla anta min umratika qala " inni labbadtu rasi waqalladtu hadyi fala ahillu hatta anhara ".

Dari Ibn ‘Umar, bahwa Hafsah, istri Nabi ﷺ, berkata: “Saya berkata: ‘Wahai Rasulullah, apa yang terjadi dengan orang-orang yang telah keluar dari Ihram sementara Anda belum keluar dari Ihram?’ Dia bersabda: ‘Saya telah mengikat sesuatu di kepala saya untuk menjaga rambut saya, dan saya telah mengalungkan hewan kurban saya, jadi saya tidak akan keluar dari Ihram sampai saya menyembelih kurban saya.’”

Penjelasan