Bab Ruku' dalam Shalat
Shahih oleh Darussalam
haddatsana abu bakri ibnu abi syaybaha, haddatsana mulazimu ibnu amrinw, an abdi allahi ibni badrin, akhbarani abdu arrahmani ibnu aliyyi ibni syaybana, an abihi,. aliyyi ibni syaybana - wakana mina alwafdi - qala kharajna hatta qadimna ala rasuli allahi fabayanahu washallayna khalfahu falamaha bimukhiri aynihi rajulan la yuqimu shalatahu - yani shulbahu - fi arrukui waassujudi falamma qadha annabiyyu asshalaha qala " ya masyara almuslimina la shalaha liman la yuqimu shulbahu fi arrukui waassujudi ".
Diriwayatkan bahwa Ali bin Shaiban yang merupakan bagian dari sebuah delegasi (kepada Nabi ﷺ) berkata: "Kami berangkat hingga kami datang kepada Rasulullah ﷺ, dan kami memberikan bai'at kepada beliau serta melaksanakan shalat di belakangnya. Beliau melirik dengan sudut matanya kepada seorang lelaki yang tidak menegakkan punggungnya ketika ruku' dan sujud. Ketika Nabi ﷺ selesai shalat, beliau berkata: 'Wahai kaum Muslimin, tidak ada shalat bagi orang yang tidak menegakkan punggungnya ketika ruku' dan sujud.'"