Bab Tentang Takdir
Shahih oleh Darussalam
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، وَعَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ الطَّنَافِسِيُّ، قَالاَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ إِدْرِيسَ، عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ عُثْمَانَ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ يَحْيَى بْنِ حَبَّانَ، عَنِ الأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ـ ﷺ ـ " الْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ وَفِي كُلٍّ خَيْرٌ احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ وَلاَ تَعْجِزْ فَإِنْ أَصَابَكَ شَىْءٌ فَلاَ تَقُلْ لَوْ أَنِّي فَعَلْتُ كَذَا وَكَذَا . وَلَكِنْ قُلْ قَدَّرَ اللَّهُ وَمَا شَاءَ فَعَلَ فَإِنَّ " لَوْ " تَفْتَحُ عَمَلَ الشَّيْطَانِ " .
Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: 'Orang beriman yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada orang beriman yang lemah, meskipun keduanya baik. Berusaha untuk hal yang bermanfaat bagimu, mintalah pertolongan kepada Allah, dan jangan merasa putus asa. Jika sesuatu menimpamu, jangan katakan, "seandainya saya melakukan ini dan itu" tetapi katakanlah "Qaddara Allahu wa ma sha'a fa'ala (Allah telah menetapkan dan apa yang Dia kehendaki, Dia lakukan)." Karena (mengatakan) 'Jika' membuka (pintu) kepada perbuatan setan.'