Bab Siapa yang Berwudhu tetapi Meninggalkan Tempat yang Tidak Kena Air
Shahih oleh Darussalam
حَدَّثَنَا حَرْمَلَةُ بْنُ يَحْيَى، حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ، حَدَّثَنَا جَرِيرُ بْنُ حَازِمٍ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ أَنَسٍ، أَنَّ رَجُلاً، أَتَى النَّبِيَّ ـ ﷺ ـ وَقَدْ تَوَضَّأَ وَتَرَكَ مَوْضِعَ الظُّفْرِ لَمْ يُصِبْهُ الْمَاءُ فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ ـ ﷺ ـ " ارْجِعْ فَأَحْسِنْ وُضُوءَكَ " .
Dari Anas, bahwa seorang laki-laki datang kepada Nabi; ia telah berwudhu dan meninggalkan tempat sebesar kuku yang tidak terkena air. Nabi ﷺ berkata kepadanya: 'Kembali dan perbaiki wudhu-mu.'